Sabtu, 02 Mei 2009

(SU) Radar? Bukan, wortel!

Saat perang dunia II, untuk dapat mengalahkan angkatan udara Jerman yang jauh lebih unggul, pihak militer Inggris sekuat tenaga mengembangkan radar agar dapat mendeteksi pesawat Jerman dari jauh sebelum bisa terlihat oleh mata manusia.
Dan setelah berhasil, militer Inggris menutup rapat-rapat keberadaan radarnya, dan menyebarkan rumor agar pihak Jerman tidak curiga karena pesawat tempurnya banyak yang dirontokkan angkatan udara Inggris bahkan sebelum sampai ke tujuan.
Rumornya: Militer Inggris mempunyai personel yang banyak makan wortel sehingga matanya sangat awas dan mampu melihat sangat jauh meskipun dalam keadaan gelap.

Sabtu, 18 April 2009

(SU) Tech Support by phone: Click start to stop

Ada sedikit kekurangan dari Operating System Windows yang dapat membingungkan pemakai pemula.

Customer (C): Bagaimana caranya mematikan komputer?
Tech Support (TS): Silakan Bapak klik di tulisan "Start" di kiri bawah...
C: Tapi saya mau mematikan komputer, bukan mau start !
TS: Betul pak, tapi pilihan untuk mematikan komputer ada disitu. Silakan klik "Start" lalu...
C (memotong): Gimana sih? Saya mau berhenti, bukan mau mulai !! Start kan artinya mulai !!
TS: ...

Sabtu, 11 April 2009

(D) Google Earth Pornography



From BBC newsbeat website:
An 18-year-old has secretly painted a 60ft drawing of a phallus on the roof of his parents' £1million mansion in Berkshire, so it would show up on Google Earth. It was there for a year before his parents found out. They say he'll have to scrub it off when he gets back from travelling.

Rub off a giant phallus? Imagine the outcome.

Sabtu, 04 April 2009

(BO) Stupid Tech Support: Tidak bisa connect

Terkadang yang namanya Tech Support atau Customer service bisa lebih stupid dari customernya. True story ini terjadi saat seorang pelanggan sebuah Internet Service Provider besar di Indonesia menelepon Tech Support.

Tech Support (TS): Halo, selamat siang, dengan (nama TS), bisa dibantu?
Customer (C): Selamat siang. Saya pelanggan (nama ISP) di (nama daerah). Apa ada gangguan di daerah saya? Kok internetnya mati?
TS: Sebentar pak, saya lihat dulu.... Tidak, tidak ada gangguan di daerah bapak.
C: Tapi di blok saya ada tiga pelanggan (nama ISP) juga tidak bisa connect, lalu teman saya di jalan (nama jalan) dan di (nama jalan) juga sama.
TS: Mungkin setting komputer bapak yang salah. Silakan dicek dulu.
C: Setting? Masa lima komputer di daerah yang berbeda mendadak salah setting semua?
TS: Tapi tidak ada gangguan di daerah bapak. Untuk membetulkan setting silakan klik "Start" lalu pilih "Control Panel".
C: Saya pakai Ubuntu Linux, bukan Windows. Saya....
TS: Ah, mungkin itu masalahnya pak. Kami hanya support komputer Windows.
C: Lho? Apa hubungannya dengan koneksi internet? Lagipula saya sudah pakai komputer ini sejak berlangganan (nama ISP) enam bulan yang lalu sampai hari ini, dan baru hari ini tidak bisa connect.
TS: Kami hanya support Windows, pak. Silakan pakai komputer Windows untuk menggunakan layanan kami.
C: Hmmm... begitu... Dan tidak ada gangguan disini ya?
TS: Betul pak, tidak ada gangguan di tempat bapak. Jika bapak ingin membetulkan setting, silakan telepon kami lagi.
C: (klik)

Sabtu, 21 Maret 2009

(SU) Tech Support: WD 40

Seorang teman yang bekerja mereparasi komputer bercerita tentang pengalamannya.
Suatu hari, sebuah komputer dikirim ke kantornya karena tidak dapat menyala. Setelah dibuka, seluruh isi CPU basah oleh cairan bening yang lengket dan berbau tajam. Teman saya itu bertanya, apa gerangan yang terjadi.
Si customer menjawab: "Oh, sebelum ini komputer jalannya lambat banget. Jadi saya buka lalu saya semprot dengan WD 40 biar lancar."

Sabtu, 14 Maret 2009

(SU) Tech Support: lubang angin

Ini true story. Seorang pelanggan yang baru saja membeli laptop kembali dan mengatakan laptop barunya tidak dapat menyala lagi.
Saat diperiksa, ada belasan lubang di bagian bawah laptop tersebut.
Tech Support: Emmm... Pak? Ini lubang apa?
Customer: Laptopnya panas sekali, saya takut rusak kepanasan. Jadi saya beri lubang angin.
Tech Support: ...pakai bor?
Customer: Ya. Apa itu masalahnya?

Senin, 09 Maret 2009

(BO) Tech Support: Merokok dapat membahayakan kesehatan (komputer) Anda.

Seorang teman yang bekerja mereparasi komputer bercerita tentang pengalamannya.
Suatu hari ia dipanggil ke sebuah kantor untuk membetulkan sebuah komputer yang mati. Saat membuka pintu ruangan dimana komputer itu berada, ia melihat asap yang keluar dari pintu. Ruangan itu hanya 2x3 meter dengan satu jendela kecil, berisi dua meja dengan satu komputer dan dua orang yang sedang merokok. Sepertinya ruangan itu juga menjadi "tempat pelarian" dari pegawai lain yang ingin merokok, karena di ruangan lain dilarang.
Karena matanya pedih, teman saya itu membawa komputer yang mati ke ruangan lain. Casing komputer yang baru dua bulan lalu berwarna beige kini sudah kuning kecoklatan. Saat membuka casing, bau seperti asbak yang tak pernah dibersihkan tercium kuat. Tak perlu jauh-jauh mencari penyebab kerusakan. Kipas power supply hanya bisa berputar pelan dan tersendat-sendat, sementara kipas processor sudah tak bisa bergerak sama sekali karena lengket oleh endapan tar dan nikotin. Tentu saja processor dan power supply menjadi kepanasan dan rusak.Seluruh isi CPU lengket dengan endapan coklat kehitaman, sehingga bukan tidak mungkin ada korsleting juga. DVD drive juga tidak dapat dibuka lagi.
Dan yang paling membuat teman saya terkesima adalah pertanyaan manager kantor itu:
"Ini masih garansi kan?"

Rabu, 04 Maret 2009

(SU) Tech Support by phone: Klik

.....
Tech Support: Sekarang tolong bapak klik disitu.
Customer: Sebentar,... K-L-I-K... kok nggak ngapa-ngapain?
Tech Support (menahan tawa): Bapak tadi mengetik k-l-i-k di keyboard?
Customer: Emmm, salah ya?
...

Sabtu, 28 Februari 2009

(BO) Tech Support by phone: Install Program

Customer(C): Saya tidak bisa menginstall program Word. Saya mau mengetik pakai komputer jadi tidak bisa! Gimana sih komputer Anda???
Tech Support (TS): Apakah Bapak sudah punya CD Office?
C (nada tinggi): Sudah! Tentu saja sudah! Saya sudah beli mahal-mahal kok nggak bisa dipakai?!?!?!
TS: Silakan masukkan CDnya ke drive.
C: Sudah!
TS: Apa yang muncul di layar pak?
C: Kotak dengan tulisan 'Do you want to recover your computer?' dan tombol OK dan Cancel. Saya klik OK?
TS: Jangan pak. Tolong keluarkan CDnya lalu bacakan apa yang tertulis disana.
C: Tulisannya 'System Restore and Recovery CD'.
TS: Pak, itu CD recovery komputer bapak. Tolong masukkan CD Office.
C: Lha ya itu CD Office!!!! Gimana sih??!!
TS: Bukan pak, CD Office itu CD yang Bapak dapatkan waktu Bapak membeli program Office.
C: Lha kalo belum ada gimana???
TS: Jika Bapak belum punya, silakan beli dulu program Office-nya.
C: Beli???? Masa mau ngetik aja harus beli lagi???? Sudah! Komputernya saya kembalikan saja!!!
(klik!)

Sabtu, 21 Februari 2009

(SU) Tech Support by phone: Komputer hang

Customer (C): Komputer saya macet! Ini saya harus bagaimana? Tolong Anda kesini!
Tech Support (TS): Apakah mousenya bisa digerakkan?
C: Bisa, tapi panahnya diam saja.
TS: Coba ibu tekan tombol Caps Lock beberapa kali, apakah ada lampu yang menyala lalu mati?
C: Tidak, tidak ada. Anda kesini saja, betulin.
TS: Sebentar bu, tolong tekan tombol reset.
C: Baik.
(tunggu beberapa saat)
TS: Bagaimana bu, apakah komputernya restart?
C: Enggg... Tombol reset dimana ya? Apa maksudnya Enter?
TS: Bukan bu, itu di keyboard. Tombol reset di CPU. Dekat tombol power.
C: Oh, ya. Ini ada tombol power, brigh... brightness, contrast...
TS: Bu, itu monitor. CPU itu kotak yang terhubung banyak kabel.
C: Oh, maaf. Sudah, sudah saya pencet tombolnya.
(terdengar bunyi printer bergerak)
TS(kehabisan akal) : Bu, itu printer....
C: Oh... mungkin sebaiknya Anda kesini saja. Saya bingung!
TS: Ibu punya flashdisk?
C: Punya. Tapi sedang dibawa teman saya...
TS: CPU itu kotak tempat kita mencolokkan flashdisk, bu.
C: Oh,... yang dibawah meja. Bilang dong dari tadi! Ya, ada tombol reset. Dipencet?
TS (menahan kesal): Iya bu, dipencet.
C: Berapa kali? Satu kali saja?
TS: Satu kali saja bu.
C: Eh, kok malah komputernya jadi seperti gini? Seperti waktu dinyalain?
TS (dengan cepat): Iya bu, komputer ibu sekarang sudah normal. Silakan ditunggu sampai selesai lalu ibu bisa pakai lagi seperti biasa.
(klik!)

Sabtu, 14 Februari 2009

(SU) Tech support by phone: Ketikan hilang

Tech Support (TS): Selamat siang, saya xxxx, bisa dibantu?
Customer (C): Siang. Saya ada problem saat mengetik di komputer saya.
TS: Baik pak. Problemnya bagaimana?
C: Ini, saya sedang mengetik, tapi tiba-tiba saja ketikan saya mendadak hilang.
TS: Hilang?
C: Iya, hilang.
TS: Baik pak, sekarang apa yang tampil di layar komputer Bapak?
C: Tidak ada apa-apa.
TS: Maksud bapak layarnya kosong?
C: Iya, kosong. Saya ketik apa saja tidak ada respon.
TS: Baik pak, apakah Bapak masih di Word atau sudah di Windows?
C (mulai kesal): Gimana saya bisa tahu? Layarnya kosong!
TS: Emmm, apakah lampu indikator di layar monitor Bapak menyala?
C: Lampu?
TS: Biasanya didekat tombol untuk menyalakan monitor ada lampu yang akan menyala. Apakah lampunya menyala, pak?
C: Tidak, tidak ada lampu.
TS: Tolong bapak cek dibelakang monitor apakah ada kabel dari monitor yang terhubung ke CPU atau ke stopkontak listrik, dan jika ada mohon cek apakah terpasang dengan baik.
C: Baik, sebentar.

(krusak krusek krusak krusek)

C: Iya ada.
TS: Terhubung ke stopkontak listrik pak?
C: Sebentar.

(krusak krusek krusak krusek krusak krusek krusak krusek)

C (suara agak jauh): Nyambung. Sudah nyambung ke listrik.
TS: Baik pak. Itu kabel power monitor. Mohon dicek kabel satunya lagi dari monitor ke belakang CPU apakah terhubung dengan baik?
C (mulai kesal): Ya! Saya lihat dulu!

(krusak krusek ngomel-ngomel krusak krusek ngomel-ngomel)

C (suara agak jauh): Saya tidak bisa cek yang di CPU. Susah nyampenya.
TS: Bisa dilihat saja pak, apakah sudah terhubung?
C (kesal): Nggak bisa! Gelap!
TS: Gelap? Bapak sekarang di kantor?
C (kesal): Iya dikantor! Tapi gelap! Sinar mataharinya nggak sampe sini!
TS: Tolong lampunya dinyalakan lalu cek kembali kabel tadi pak.
C (setengah berteriak): Ya nggak bisa dong! Kan lagi mati lampu!
TS (menekan tombol 'mute' lalu menggigit gagang telepon): AAAARRRGGGHH!!!

Sabtu, 07 Februari 2009

(SU) Cloning


(Gambar lolcat diambil dari http://icanhascheezburger.com/)

Sabtu, 31 Januari 2009

(SU) ctrl-alt-GRR !!!



(Gambar lolcat diambil dari http://icanhascheezburger.com/)

Sabtu, 24 Januari 2009

(D) Think Positive!

The positive side of economic downturn is that drunk-driving is low. Understandable, since no one can afford both gas and booze at the same time.

From Friday Night Comedy Podcast, BBC 4.

Sabtu, 17 Januari 2009

(SU) Arigato! Arigato!

Two Australians tourists went to Japan. On the plane, one of them had doubts
"How am I going to talk over there? I don't know even a word of Japanese!" the first guy said.
"That's allright, mate! I'll translate for you. And I'll teach you some basic words."
"Oh, great! But how can I memorize them all? Japanese is so difficult for me."
"Easy, just remember how it sounds like. Just like 'thank you', which is 'arigato'. It sounds like 'alligator', right?"
"Oh, right. OK, thank you is 'alligator'. What else?"

So the two bloke went to Osaka, and after sightseeing, they went into a mall.
When they entered, an attractive salesgirl gave them each a small bottle of perfume sample, so the first guy wanted to say thank you, but forgot the Japanese word for it. He turned to his friend for help, and the other guy motioned his hands like a jaw opening and closing.
Oh, of course! The first guy remembered the word, so he quickly bowed to the salesgirl and said loudly, "Crocodile! Crocodile!"

Sabtu, 10 Januari 2009

(SU) Tech support: Cannot find printer

"Komputer saya tidak bisa nge-print! Tiap kali saya klik print, selalu muncul tulisan 'Cannot find printer'!" kata klien saya di telepon.
"Apakah printernya sudah terhubung ke komputer Bapak?"tanya saya.
"Ya jelas sudah! Mana mungkin saya mau nge-print kalau printernya belum dihubungkan?!" nada suara klien saya mulai meninggi.
Dari jawaban klien saya yang mulai emosi itu, printer driver sudah diinstall, bahkan sebelumnya sudah pernah dipakai mencetak satu-dua kali lalu dipinjam departemen lain.
Setelah bertanya ini itu, saya masih belum bisa menemukan penyebabnya, sehingga saya memutuskan untuk datang dan melihat langsung permasalahannya.
Setelah menempuh perjalanan cukup jauh dibawah terik matahari dan cuaca panas menyengat, saya sampai di kantor klien saya tadi.
"Baik, mana printernya pak?" tanya saya.
Dengan muka masam klien saya menunjuk ke sebuah printer diatas meja yang terhubung ke sebuah komputer dengan kabel .
Saya tidak tahu bagaimana wajah saya waktu berkata berikut ini, yang jelas bukan wajah yang tersenyum,"Ya jelas saja Bapak tidak bisa nge-print! CPU Bapak bukan yang itu. Itu CPU komputer Ibu ini, punya bapak yang sebelah kiri!"

Stupiiiid, grak!

Sabtu, 03 Januari 2009

(SU) Rindu tangisan bayi

Sepasang suami istri membawa kedua anaknya berkunjung ke pasangan suami istri lain. Pasangan tuan rumah ini masih belum dikaruniai anak setelah beberapa tahun menikah. Saat mengobrol, si tuan rumah berkata pada tamunya,"Memang kami berdua sudah lama rindu tangisan bayi di rumah ini. Begitu juga orangtua kami."
Mendadak anak kedua yang masih bayi dari pasangan tamu itu menangis keras. Saat ibunya datang menghampiri, anak pertama mereka, yang tadi sedang bermain dengan adiknya, berkata pada ibunya, "Ma, kan om itu tadi bilang pengen denger tangisan bayi, ya terus adek saya cubit biar nangis...