Rabu, 04 Juni 2008

(SU) Uang kecil

Berikut ini pengalaman seorang teman saat bekerja di sebuah kantor di Jawa Barat (sekarang Prov. Banten). Atas permintaannya, namanya tidak saya sebutkan.
Setelah makan siang, kebanyakan dari kami menunggu jam istirahat siang selesai sambil duduk-duduk mengobrol di tangga.
Sayangnya manajer kami punya kebiasaan yang menurut kami tidak lucu. Saat ia turun melewati anak buahnya yang duduk dianak tangga ia akan seringkali sambil bergurau berkata,"Wah, maaf, saya tidak ada uang kecil." seolah kami ini pengemis yang sedang menunggu belas kasihannya.
Kami biasanya hanya tersenyum masam sambil berpikir bagaimana caranya menghentikan kebiasaan basi dan tidak lucu itu.
Suatu saat, seorang pegawai baru bergabung, dan setelah mendengar masalah kecil kami, ia lalu mengikuti kami yang seperti biasa duduk mengobrol di tangga.
Saat sang manajer lewat dan berkata,"Maaf, saya tidak punya uang kecil.", si pegawai baru serta-merta berdiri dan mengeluarkan dompetnya.
"Lha saya ada nih pak!" katanya,"Bapak butuh berapa?" sambil mengeluarkan beberapa keping uang logam.

Sejak itu pak manajer tidak pernah lagi berkata apapun saat lewat.

Tidak ada komentar: